Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label day 16

HE Griya Wistara: Syair dan Bencana

Bismillahirrahmanirrahiim, Jangan lupa sholat Dhuha & olahraga pagi ya, biar tetap sehat waras. Tahu lagu-lagu Ebiet G. Ade yang sering diputar di saat terjadi bencana alam? Time-less ya... Nah, setelah kemarin kakak bikin syair bareng bunda tentang bencana alam, kini saatnya dibacakan. Bisa disimak di sini . "Baca syair itu gimana sih?" (Yang kaya dulu kakak lomba puisi itu lho) "Oh, yang dulu aku dapat piala itu?" (Iya, nanti bunda rekam terus dikirim ke kak Novi) "Iya.. Iya.. Ngerti" *** Nah, malam ini kakak-adik tidak kunjung tidur malam. Sibuk sendiri main. "Adek mau masak-masak" (sambil menunjuk tempat pemyimpanan mainan) Ayah lalu mengambilkan mainan tersebut. "Nggak usah playdough ya.. Pake ini aja," pesan ayah. Namun ditolak oleh adik. "E-kat..  Yang E-kat..." (yang cokelat, warna playdough). Akhirnya ayah pun mengambilkan playdough. Hampir 30 menit adik asik membuat adonan, dipotong m...

RBI 2: Day 16

Diawinasis M Sesanti Tgk, 27 Mei 2018 Alhamdulillah 2nd.W memasuki hari ke - 27. Kami belajar lagi jadits arbain ke-23 tentang universalitas sedekah. https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2043618235671323&id=523181404381688 Alhamdulillah menikmati proses belajar, membuat infodoodle, sekaligus membagikannya. Hal ini memberi ruang pada diri untuk nenebar manfaat lewat apa yang saya sukai. Tak banyak warna, ternyata membuat infodoodle lebih jelas. Semakin suka belajar mencoba hal baru, semoga Allah mudahkan istiqomah. #2ndW #HappyFamilySpreadHappiness #GriyaWistara #RuangBerkaryaIbu #Ibu Profesional #MandiriBerkaryaPercayaDiriTercipta #KenaliPotensimuCiptakanRuangBerkaryamu #Proyek2RBI #Day16

Day 16 : Kesepakatan

Mlg, 27 Februari 2018 Diawinasis M Sesanti Bismillahirrahmanirrahiim. " Kesepakatan " Masih belajar bersinergi dengan pasangan, kali ini obrolan kami dibarengi dengan aktivitas pagi. Menyelesaikan tugas domestik dengan kerjasama adalah salah satu kesepakatan yang kami buat, terutama saat kami menuju "dunia kedua" ini. Wistara #2 memang menjadi resolusi kami di 2018, jadi kami sekeluarga berusaha mempersiapkan fisik, mental, dan spiritual sebaik mungkin. Saling mengingatkan PR yang disepakati juga semakin mendekatkan, Ayah sudah nyuci piring? Bunda sudah jalan berapa putaran? Kakak sudah bereskan mainan? Belajar menentukan mana yang paling prioritas dilakukan, mana yang bisa didelegasikan ke pasangan, mana yang bisa didelegasikan ke orang lain. Tak ada lagi ngedumel karena cucian menumpuk (ini pasti saya), jadi sebagian biarlah laundry yang ambil peran. Memang kita perlu bicara dengan orang serumah, agar potensi 20.000 kata per hari tak menjadi boomerang apalagi...