Langsung ke konten utama

Tugas Review Jurnal #2 (Maya Chusniyah)


بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ


Alhamdulillah, sampai di langkah berikutnya di Kampus Ibu Pembaharu: Review Jurnal #2. Siapakah yang menjadi buddy pekan ini? 


Tarampampam... Berjodoh dengan Budok Maya Chusniyah yang juga teman satu regional IP Malang Raya. Kali ini nggak pakai kenalan basa-basi yang panjang, mengingat budok bekerja di ranah publik yang pasti jadwalnya padat merayap apalagi di masa pandemi seperti ini. Tetap semangat Budok, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. 




Kami langsung bertukar link jurnal, ini dia Jurnal #2 beliau: 

https://ourpinktulip.wordpress.com/2021/07/27/jurnal-membangun-tim-yang-solid/



Alhamdulillah, beliau sudah melakukan semua step by step Membangun Tim Yang Solid. Mulai dari mengisi User Persona, menyusun Story Board, melakukan kampanye dan akhirnya bertemu tim. Menarik sekali saat ada yang dari sesama mahasiswi Bunsal dan non-Bunsal. Bisa jadi akan ada dinamika tim dalam menyamakan frekuensi, tetapi sedikit banyak yang dari luar kelas akan ikut belajar dan merasakan serunya menjadi changemaker mom. 😍


Terus menguatkan bonding tim yang ada saat ini. Sedikit saran seputar tim, jika masih dibutuhkan anggota tambahan mungkin akan lebih mudah menarik masa ketika sudah ada big picture atau garis besar rencana action yang akan dilakukan. Karena memang calon anggota non-Bunsal belum paham dengan alur learning based problem yang kita pelajari. 


Semoga timnya semakin solid. Bersama-sama merencanakan program dan sampai pada finish line yang disepakati. ❤ Tetap semangat Budok! 


Dan berikut review Jurnal #2 dari Budok Maya: https://ourpinktulip.wordpress.com/2021/07/29/review-jurnal-membangun-tim/


Malang, 30 Juli 2021

Diawinasis M. Sesanti



Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL BELAJAR LEVEL 8 : CERDAS FINANSIAL

Dibutuhkan alasan yang kuat, mengapa kita perlu menerapkan cerdas finansial. Butuh pemahaman yang benar terlebih dahulu agar tak gagap dalam mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Sehingga kita sebagai orangtua lebih mudah membersamai ananda di rumah menjadi pribadi yang seimbang, cerdas tak hanya IQ, SQ, EQ, tetapi juga cerdas secara finansial. Bukankah anak-anak adalah peniru ulung orangtuanya? Bicara tentang finansial, erat kaitannya dengan konsep rezeki. Motivasi terbesar kita belajar tentang rezeki kembali pada fitrah keimanan kita. Allah sebagai Rabb telah menjamin rezeki (Roziqon) bagi setiap makhluk yang bernyawa di muka bumi. Saat kita mulai ragu dengan jaminan Allah atas rejeki, maka keimanan kita pun perlu dipertanyakan. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, rezeki bermakna : re·ze·ki  n  1 segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan (yang diberikan oleh Tuhan); makanan (sehari-hari); nafkah; 2  ki  penghidupan; pendapata...

JURNAL BELAJAR LEVEL 9 : KREATIF DENGAN CORETAN

Sudah menjadi fitrah bagi setiap manusia, berbinar saat melihat segala sesuatu yang indah dan bernilai seni. Sebagai seorang yang suka dengan desain, satu hal yang seringkali mengganggu saya adalah keterbatasan menguasai program digital. Belajar dengan apa yang ada, Tidak usah mengada-ada, Apalagi menunggu semua ada. Salah satu kutipan saat belajar Fitrah Based Education ini menjadi favorit saya. Tak hanya saat mendampingi ananda, tetapi juga bagi diri saya sendiri. Belajar dengan apa yang ada, memaksa diri sendiri mengoptimalkan sisi "kreatif". Tak mau kalah dengan keterbatasan , saya pun tetap menuangkan ide meski tanpa media digital. Coret-coret di media kertas biasa. Dan ternyata si doodle hasil coretan ini bisa digunakan untuk belajar dan juga diaplikasikan di berbagai benda yang menambah nilai ekonomis tentunya. Doodle Literasi Sempat belajar dengan Teh Wilda di grup @emakdoodle, membuka mata saya bahwa doodle sangat membantu bagi si pembelajar vis...

Jurnal 2.4 Menu Utama Tanpa FOMO

Pekan ini cukup berat bagi saya karena ada banyak sekali menu yang tersaji di kelas ulat-ulat Bunda Cekatan. Parade go-live dari 30 lebih keluarga di FBG terlihat sangat menarik. Selain itu juga diijinkan switch ke keluarga lain yang merupakan peta belajar kita. Saya butuh berpegang pada peta agar tak terbawa arus. Maka didapatlah menu utama dengan penuh perjuangan diet tanpa FOMO. Memahami Misi Hidup dengan Talents Mapping Keluarga TM Go Live di Kelas Bunda Cekatan Go Live Keluarga TM mengangkat tema Memahami Misi Hidup dengan Talents Mapping. Hal menarik bagi saya, adalah resign by planning. Tak hanya bagi ibu yang beralih peran dari ranah publik ke domestik, tetapi menurut saya semua ibu perlu membuat ruang-ruang sesuai bakat dominan yang dimilikinya. Tetapi satu hal yang menjadi prinsip saya, kita bisa membuat design terbaik versi kita tetapi tetap Sang Pemberi Misi adalah penentu. Jadi menjalani tugas-tugas di depan mata (yang terlihat receh) juga bukanlah kesia-s...