Langsung ke konten utama

Fasilitator-Ketua Kelas-Kordi Mingguan

Setelah gabung grup, lalu ngapain???

Kenalan sama anggota grup yang lain, dg para fasilitator. Ternyata ada yang masih calon ibu, ada yang sudah senior, ada yang dari Pacitan, ada yang dari Tulungagung, Lamongan, Malang raya, ada 3 temen seangkatan, ada kakak kelas waktu SMA. Seru!!

Fasilitator ga bisa milih (sudah pasti para bunda kece yang "LULUS" di matrikulasi sebelumnya). Kami milih Ketua kelas dan  Kordi Mingguan.

Wah..ada Pe-eR juga??? Tapi ada kata Nice di depannya, membuatnya jadi ga serem lagi.

***

[Selamat Datang]

Selamat datang di Korwil #4 Kelas Matrikulasi IIP batch 2.

Sudah siap memulai kuliah teman-teman?

Sebelumnya kami mau menyampaikan tentang tugas Fasilitator, Ketua Kelas, Koordinator Mingguan, dan Peserta Kelas Matrikulasi.

*Tugas Fasilitator:*
1♡ Menyampaikan Materi setiap Senin pk 8.00 WIB.

2♡ Berdiskusi seputar materi bersama Peserta pada Senin pagi (pk 10.00 - 12.00 WIB). Bahan diskusi dikumpulkan oleh Koordinator Mingguan.

3♡ Menyampaikan Nice HomeWork (NHW) setiap Selasa pk 8.00 WIB. Deadline NHW adalah setiap Minggu, pk 16.00 WIB dan harus disetorkan di grup FB.

4♡ Pembahasan NHW sebelumnya dan pertanyaan menyangkut NHW berikutnya pada Selasa pagi (pk 10.00 - 12.00 WIB). Bahan diskusi dikumpulkan oleh Koordinator Mingguan.

*Tugas Ketua Kelas:*
1♡ Menjadi penghubung antara Fasilitator dengan Peserta.

2♡ Melakukan pemilihan Koordinator Mingguan setiap Minggu sore untuk masa tugas 1 minggu ke depan.

3♡ Memastikan Koordinator Mingguan menjalankan tugas-tugasnya.

*Tugas Koordinator Mingguan:*
1♡ Merekap materi, pertanyaan dari Peserta untuk diserahkan ke Fasilitator sebagai bahan diskusi.

2♡ Meresume hasil diskusi Senin dan Selasa pagi untuk di arsipkan di grup FB.

3♡ Membuat tread NHW mingguan di grup FB, sehingga Peserta bisa mengumpulkan NHW dalam komen di bawah tread tersebut.

4♡ Masa tugas Koordinator Mingguan adalah 1 minggu. Dari Senin hingga Minggu.

*Tugas Peserta:*
1♡ Mengikuti #8 Materi Kelas Matrikulasi yang disampaikan Fasilitator.

2♡ Berdiskusi dengan Peserta lain untuk memahami materi dengan lebih baik.

3♡ Mengerjakan NHW dan menyetorkannya di grup FB sebelum deadline yang disepakati. Syarat kelulusan Kelas Matrikulasi adalah mengumpulkan minimal 7 NHW.

4♡ Bergabung dengan FB group Korwil #4 Matrikulasi IIP batch 2.

https://www.facebook.com/groups/159521281173010/

Mohon segera join grup paling lambat besok pagi pk 8.00 WIB. Setelah itu group akan diubah menjadi secret group yang tidak bisa dilihat orang lain.

Demikian beberapa peraturan perdana di kelas ini.

Kesempatan menjadi Ketua Kelas dan Koordinator Mingguan #1 dipersilakan kepada teman-teman yang mau belajar lebih menjadi Ibu yang lebih Profesional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL BELAJAR LEVEL 8 : CERDAS FINANSIAL

Dibutuhkan alasan yang kuat, mengapa kita perlu menerapkan cerdas finansial. Butuh pemahaman yang benar terlebih dahulu agar tak gagap dalam mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Sehingga kita sebagai orangtua lebih mudah membersamai ananda di rumah menjadi pribadi yang seimbang, cerdas tak hanya IQ, SQ, EQ, tetapi juga cerdas secara finansial. Bukankah anak-anak adalah peniru ulung orangtuanya? Bicara tentang finansial, erat kaitannya dengan konsep rezeki. Motivasi terbesar kita belajar tentang rezeki kembali pada fitrah keimanan kita. Allah sebagai Rabb telah menjamin rezeki (Roziqon) bagi setiap makhluk yang bernyawa di muka bumi. Saat kita mulai ragu dengan jaminan Allah atas rejeki, maka keimanan kita pun perlu dipertanyakan. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, rezeki bermakna : re·ze·ki  n  1 segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan (yang diberikan oleh Tuhan); makanan (sehari-hari); nafkah; 2  ki  penghidupan; pendapata...

Jejak Ki Hadjar Dewantara di Hardiknas 2024

 Siapa nama pahlawan nasional yang hari lahirnya dijadikan Hari Pendidikan Nasional? Pasti kalian sudah hafal di luar kepala. Beliau yang lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Suryaningrat hingga akhirnya berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara di usia 40 tahun. Anak ke-5 dari 9 bersaudara yang memiliki keteguhan dalam memperjuangkan idealisme sepanjang hidupnya.  Kisah beliau seolah tak asing, seperti menonton perjalanan seorang changemaker yang bermula dari tumbuh suburnya empati. Meskipun lahir dari keluarga ningrat, Soewardi menangkap diskriminasi tentang hak pendidikan yang hanya dinikmati oleh keluarga priyayi dan Belanda. Sementara rakyat pribumi yang merupakan teman-teman bermainnya di masa kecil tak bisa mengakses fasilitas sekolah yang dibuat Belanda di zaman itu. Soewardi muda belajar di Yogyakarta, hingga berlanjut di STOVIA meskipun tidak sampai lulus. Tentu saja ini berkaitan dengan perjuangannya sebagai "seksi media" di Budi Utomo, menyebarkan tulisan yang ber...

Oncek Tela; Tradisi Mengupas Singkong Bersama

 Sekitar tahun 2000-an, ada kegiatan membuka lahan baru di bukit seberang. Deru mesin pemotong kayu bersahutan. Pohon-pohon besar dicabut hingga ke akarnya. Entah kemana perginya hewan-hewan penghuni hutan. Berpindah tempat tinggal atau justru tersaji ke meja makan.  Aroma dedaunan serta kayu basah menyebar. Tak hanya lewat buku pelajaran IPA, aku bisa melihat langsung lingkaran tahun belasan hingga puluhan lapis. Pohon-pohon itu akhirnya menyerah dengan tangan manusia. Tunggu dulu... Mengapa orang-orang justru bersuka cita? Bukankah menggunduli hutan bisa berisiko untuk tanah di perbukitan seperti ini? Waktu berselang, pertama kalinya aku menapak ke bukit seberang. Setelah menyeberang dua tiga sungai, dilanjutkan jalan menanjak hingga ke atas. Terhampar tanah cokelat yang siap menumbuhkan tanaman baru. Aku melihat terasering di bukit seberang, rumahku tersembunyi di balik rimbun pohon kelapa. Di kiri kanan terhimpun potongan pohon singkong yang siap ditancapkan. Jenis singkon...