Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Mengecap Memakai Kunyit

Sudah mampir ke postingan sebelumnya tentang membuat DIY finger paint ? Nah, cat ini tidak hanya untuk melukis dengan jari tetapi juga bisa dipakai untuk mengecap. Karena temanya masih tanaman obat, jadi mengecapnya pakai kunyit. Sediakan satu ruas kunyit, kemudian potong ujungnya agar rata. Bisa dibiarkan (tetap berbentuk lingkaran) langsung dipakai untuk mengecap atau bisa juga dibentuk dahulu (bunga, bintang, clover, dst) sebelun digunakan. Gunakan kertas kosong kemudian biarkan anak bebas mengekspresikan imajinasinya. Atau bisa juga pakai worksheet berikut. Worksheet mengecap huruf A Worksheet mengecap dan menghitung

Buat Finger Paint-mu Sendiri

Masih ada satu lagi kegiatan seru yang kemarin dilakukan di kelas kakak. Yaitu bermain warna memakai cat dari kunyit. Masih dalam rangka menjawab tantangan mengulik tanaman obat. Sebenarnya tanpa campuran apapun, air perasan dari kunyit yang diparut pun sudah bisa langsung dipakai. Tapi... Sepertinya teksturnya kurang pas. Jadi mulailah saya penasaran, browsing campuran cat DIY. Dan ini dia! Bagi yang ingin buat dirumah, monggo... Alat dan bahan: - Tepung Maizena (1 gelas) - Gula (2 sdm) - Garam (1 sdm) - Air (2 gelas) - Kunyit (2 ruas, jika ingin warna lebih pekat bisa ditambah) - Pan dan spatula - Parut dan saringan/kasa Cara membuat: - Campur tepung maizena-gula-garam-air ke dalam pan, aduk rata. - Kemudian masak di atas api kecil 10-15 menit. Terus aduk, jangan sampai menggumpal. - Setelah beberapa lama teksturnya akan lengket seperti lem. - Untuk membuat pewarna menggunakan kunyit: parut kunyit kemudian saring dengan saringan kain kasa. - Terakhir, campur air

Tutorial DIY Puzzle

Masih dalam rangka menjawab tantangan belajar tentang tanaman obat. Setelah dongeng, anak-anak pasti tidak akan menolak diajak main. Kira-kira main apa ya yang masih berkaitan dengan tanaman obat? Masih dengan aksi nekat membuat coretan (karena ke percetakan kudu bayar, Mak!), saya pun membuat puzzle sendiri dengan alat bahan sederhana yang ada di rumah. *Alat & bahan: - 2 lembar kertas polos ukuran A3.  Ukuran bisa disesuaikan kebutuhan(lebih besar/kecil). - Kardus - Alat gambar (spidol, cat air, atau lainnya) - Pensil dan penghapus - Lem atau doubletape - Gunting - Penggaris *Cara membuat: - Buat gambar utuh di salah satu kertas, misalnya gambar pohon. Bagaimana jika tidak bisa menggambar? Browsing gambar dengan resolusi baik, kemudian cetak. - Beri garis warna-warni atau tanda di tepian kertas. Optional, bisa dilewati. Hal ini untuk memudahkan anak menyusun puzzle. - Lipat gambar sesuai jumlah puzzle yang diinginkan. Misalnya 12 puzzle, lipat menjadi 3*4 bagian

Tutorial Boneka Jari Darurat

Pekan ini, saya mendapat giliran piket  untuk berbagi di sekolah kakak. Jadi ada program, jadwal satu jam bagi orangtua untuk mengajar di kelas sesuai dengan tema yang dipelajari anak. Tema tanaman obat yang saya dapatkan. Sempat "underestimate", karena saya sendiri tidak terlalu tertarik. Bukankah belajar tanaman hias atau hewan laut lebih membuat mata berbinar??? Tetapi tak ada salahnya menjawab tantangan, bukan? Dimulai dengan browsing sana-sini tentang tanaman obat. Apa saja yang termasuk tanaman obat? Bagaimana pemanfaatannya? Saya pun mencoba berselancar mencari aplikasi di google playstore tentang tanaman obat, bertemulah dengan Apotek Hidup (link:). Di sana dijelaskan nama tanaman, nama lain, ciri-ciri, manfaat, dan cara penggunaan sebagai obat. Ada juga beberapa buku elektronik yang bisa dibaca di aplikasi i-pusnas. Dari buku sederhana untuk anak dengan ilustrasi, hingga tulisan berat dari para ahli. Intinya semakin mencari, saya semakin galau. Kembalilah saya pa