Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

TANTANGAN 4.11

TANTANGAN 4.11 Diawinasis M. S.  Malang, 01 Mei 2017 Kemarin kami belajar banyak saat hadir ke acara kopdar IIP Malang Raya. Bunda ikut bantu-bantu dan ananda sibuk sendiri saat sudah berkumpul bareng teman-temannya. Jadi acara keluar rumah menjadi "uji coba" apakah hasil belajar di rumah dibawa keluar? Dan serunya, nemu banyak kebiasaan baik yang ternyata tetap dilakukan saat di luar. Ada yang asyik lari-larian bareng, makan kue bareng, ngobrol entah apa yang mereka bahas. Tiba-tiba ananda minta diambilkan buku. Lalu dibawanya ke "genk" mainnya tadi. "Mau baca buku ga?", katanya menawarkan ke teman-temannya. Bunda mendengarnya jadi "melted.." sambil kena tabok.. Bun, udah baca buku beloomm? Cara bacanya masih sama, "read aloud" karena memang ananda belum bisa membaca alfabet. Anak lari-larian adalah hal biasa, mereka bukan tipe yang bisa duduk diam di waktu yang lama. Jadi sebelum acara kami buat kesepakatan kalau larinya di bagi

TANTANGAN 4.10

TANTANGAN 4.10 Diawinasis M. S.  Malang, 29 April 2017 Hari ini banyak hal seru muncul begitu saja, ternyata fitrah belajarnya bisa muncul saat kita orang dewasa menganggapnya sebagai main-main. Tiba-tiba mengeluarkan mainan puzzle, menyusunnya bersama 3 puzzle dengan potongan acak. Saat berhasil dia memberitahu bunda, "sudah bun.. Pintel..", nampaknya ananda memberi reward untuk diri sendiri menirukan bunda. Saat main boneka jari, tiba-tiba bonekanya disamakan dengan gambar binatang di buku. Meminta dibacakan buku tersebut. Selanjutnya meminta digambarkan binatang tersebut (kupu-kupu, lebah, semut, laba-laba) di kertas untuk diwarnai dengan kuas (cat air). Saat catnya habis, ananda lalu mewarnai menggunakan pensil warna. Saat mewarnai tiba-tiba pensilnya dibuat sedemikian rupa membentuk bintang, rumah, segitiga, dan bentuk lainnya. Sambil bercerita tentunya hasil "rancangannya". Dari aktivitas hari ini, masih tergambar ananda cenderung ke gaya visual (suka m

TANTANGAN 4.9 : COPYING

TANTANGAN 4.9 Diawinasis M. S.  Malang, 28 April 2017 Hari ini ananda semangat mengikuti yang bunda lakukan. Benar sekali: anak-anak bisa salah mendengar, tapi mereka tak pernah salah menirukan. Dari pagi, mengikuti bunda foto-foto hasil gambar. "Bun, pinjam.. Gantian ya.. ", katanya merajuk. Langsung bunda matikan koneksi internet, dan galery HP isinya beragam benda hasil jepret-jepret pagi ini.  Setelah itu kami melihat hasil foto di HO. Ananda mendeskripsikan benda yang diambil gambarnya. "Bun.. Lihat bun, ini es krim.. Rasa nanas.. Rasa anggur",  katanya sambil menunjukkan foto di HP.  Padahal hanya beberapa menit, tapi gambar yang diambil cukup banyak. Saat waktu sholat tiba, tanpa diminta ananda langsung siap bahkan memilih sendiri sajadahnya. "kita mau sholat apa bun?", tanyanya setiap akan sholat. Lalu diikuti lah gerakan bunda sholat. Belum sempurna memang, tapi membuatnya nyaman dengan suasana beribadah sudah cukup untuk usianya. Sekali lag

TANTANGAN 4.8 ALL ABOUT FISH

TANTANGAN 4.8 Diawinasis M. S.  Malang, 27 April 2017 Hari ini kami beajar dengan tema: IKAN. Bukan karena rame netizen ngomongin jenis ikan tertentu, tapi emang karena tadi pagi bunda goreng ikan buat sarapan dan ananda doyan. Berawal dari sini, ada aja yang dilakukan berhubungan dengan ikan. Ananda mengambil lidi dari penebah kasur, lalu naik di kursi untuk bisa "pura-pura memancing ikan". Mumpung ada cetakan ikan, diulang lagi lah acara bikin jelly bareng Farza. Ananda  yang tuang+mengaduk gula dan bubuk jelly. Belajar lah tentang rasa manis, rasa strawberry, sambil praktek kami ngobrol tentang cara membuat jelly. Saat sudah jadi, tidak sampai 5 menit cetakan ikan sudah bersih. Sore hari, kami mencari gambar ikan di buku. Ananda meminta dibacakan, tapi karena teksnya panjang jadi hanya sepotong-sepotong. Ananda lebih tertarik memperhatikan gambar ikan sambil mendeskripsikan dengan bahasanya sendiri "ada yang kecil.. Ini ikan mas (berwarna kuning).. Dst". #g

TANTANGAN 4.7 LETS DRAWING AND TELL ME EVERYTHING

TANTANGAN 4.7 Diawinasis M. S.  Malang, 26 April 2017 Hari ini kami memilih menggambar bersama. Salah satu aktivitas "me time" bunda, tapi berubah jadi belajar bareng. Cukup seru, mengingat kami berdua sama-sama dominan #visual. Jadi kami bebas gambar, awalnya ananda memggambar mata+hidung+lengkung tersenyum. Lalu menggambar lingkaran, "ini bulan". Menggambar persegi, "ini buku". Lalu menggambar 2 segi empat berdekatan, "ini mobil" lalu memilih warna "bannya hitam" sambil menambahkan jalan raya di bawah mobil.  Sekarang menggambar lebih seru karena sambil bercerita. Ananda lalu mewarnai bentuk-bentuk yang digambarnya tadi. Di lembar berikutnya, ananda menggambar balon. Sambil bercerita, ananda menambahkan gambar lain.  "Ini balon, warnanya biru, ini talinya. Farza pegang balonnya ini.. Ini matanya, ini hidung, ini mulut, ini telinga, rambutnya ini..". Dari aktivitas hari ini, terlihat ananda dominan di gaya visual dan au

CAMILAN RABU 4.2

🥝🥑 Cemilan Rabu 🥑🥝 Materi #4 Memahami Gaya Belajar Anak 📑Fitrah Belajar📜 ------------------------------- "Anakku malas belajar" Pernah dapat keluhan ini dari teman-teman sejawat?, atau dari tetangga?Saudara? atau kita sendirilah yang mengeluhkan hal ini. Benarkah anak-anak kita malas belajar?. Atau jangan-jangan kitalah yang terlalu mengkotak-kotakkan pengertian belajar, sehingga menjadi "duduk diam di meja belajar sambil baca buku atau menulis/menyalin". Fitrahnya setiap anak adalah pembelajar sejati, bagaimana tidak?. Setiap bayi yang lahir adalah pembelajar tangguh, bayi tidak memutuskan merangkak seumur hidupnya, namun ia menuntaskan belajar berjalan dengan gigih, sampai bisa berlari dan melompat. Setiap bayi yang dilahirkan adalah penjelajah yang penuh rasa ingin tahu (discoverer, curiousity)setiap sudut rumah jadi targetnya. Setiap bayi yang lahir juga penuh dengan daya imajinasi kreatif. Lihat saja, di tangan kanak-kanak kita, sangkutan baju jad

TANTANGAN 4.6 BELAJAR DI ALAM SEKITAR

TANTANGAN 4.6 Diawinasis M. S. Malang, 25 April 2017 Hari ini ananda mengajak bermain di sekitar rumah, mencari kucing, memetik bermacam-macam rumput, serta melihat sungai. Hal yang terlihat biasa saja, tapi cukup membuat mata ananda berbinar dengan belajar di alam sekitar. Ananda bisa berjalan, berlari, naik turun tangga, dan juga melompat-lompat. Ananda hafal ada beberapa kucing yang suka berkeliaran di dekat tempat sampah, jadi sedari awal mondar mandir mencari kucing tersebut. Saat tidak juga ketemu, ananda memilih memetik bunga liar dan rumput. Ada yang berwarna hijau,  ungu, putih, dan kami bisa bermain tebak warna yang ada di alam, bukan lagi yang tercetak di buku atau kertas. #fitrahbelajar Sambil menyisipkan pertanyaan yang sudah diketahui ananda, "siapa pencipta rumput dan bunga ini?" - - "Allah, alhamdulillah". #fitrahkeimanan Lalu kami pergi ke sungai di dekat rumah, bunda sampai harus lari-lari mengejar anak kecil yang begitu bersemangat. Kami tid

TANTANGAN 4.5 : MARI KITA LIPAT

TANTANGAN 4.5 Diawinasis M. S. Malang, 24 April 2017 Seharian kemarin, ananda banyak mengulang aktivitas yang sebelumnya saya tulis. Diantaranya minta dibacakan buku, namun dengan judul berbeda. Kali ini dia sudah hafal isinya, jadi bisa "membaca" sendiri dengan suara keras. Catatan: ananda hafal karena sudah sering dibacakan, belum mengenal huruf.  #auditory Aktivitas lain yang dilakukan ananda saat sore bunda membereskan pakaian yang baru kering. Ananda sudah stand by lebih dulu mengambil baju-bajunya dan mulai melipat bajunya. Melipat adalah salah satu memampuan yang rata-rata bisa dilakukan di usia ananda saat ini. Jadi melibatkan ananda dalam aktivitas sehari-hari merupakan cara belajar yang paling pas. Hasil lipatannya memang tak serapi orang dewasa, tapi ananda lumayan mampu melakukan aktivitas melipat ini. Dari mengamati, bertanya caranya, lalu melakukan sendiri. Sepertiya ananda lebih dominan ke gaya visual dalam hal belajar yang ini, karena perlu contoh langsun

TANTANGAN 4.4 BELAJAR BANYAK SAAT BERMAIN

TANTANGAN 4.4 Diawinasis M. S. Malang, 23 April 2017 Hari ini ananda banyak main, tapi tetap bisa diamati gaya belajarnya. Aktivitas Saat ikut bunda memotong sayur, lebih tepatnya menyuwir jamur. Memegang langsung bendanya, bentuknya dan baunya bisa dirasakan langsung. #kinestetik *** Pagi menjelang siang, saat ananda sibuk main tiba-tiba terdengar suara di luar. "Bun.. Ada pesawat", langsung ananda naik ke box di samping jendela untuk bisa melihat pesawat. Rupanya ananda peka terhadap suara yang sering didengarnya,  terlebih hari ini pesawatnya lewat berulang kali (ada acara di bandara Malang) #auditori. Entah mengapa, alat transportasi ini menarik bagi anak-anak ditunggu di jendela sampai pesawat tersebut tidak terlihat lagi #visual. Saat ditanya, katanya "pesawatnya sudah turun,  ke bandara" . Ananda memang belum pernah naik pesawat, tapi kami pernah "jalan-jalan ke bandara" untuk melihat pesawat. *** Sore hari, bunda menonton live video mbak a

TANTANGAN 4.3: GAYA KOMBINASI

TANTANGAN 4.3 Diawinasis M. S. Malang, 22 April 2017 Hari ini Farza meminta dibacakan buku. Kami punya buku "Kompilasi Muslim Cilik", ebook gratis yang bisa dicetak sendiri. Sambil dibacakan buku- ananda melihat gambar ilustrasi di buku lalu menjadi bahan obrolan kami. "Ini ada rumput-rumput.. Ada lompat-lompatnya", katanya. Lompat-lompat maksudnya batu pijakan di taman, biasa dipakai farza untuk track melompat. Lalu ada gambar padang pasir, "Yang coklat ini apa bun?" "Padang pasir" "Mana sekopnya? " Sambil menahan tertawa, bunda pun menjelaskan kalau di padang pasir itu panas, main pasirnya di pantai atau taman aja. Rupanya kata "pasir" menurut ananda pasti bisa buat main seperti di pantai. Kami pun melanjutkan membaca beberapa cerita lain sambil berdiskusi. Tampaknya di sini gaya visual-auditori dominan saat ananda dibacakan buku. Ananda bisa mengamati hal detail di gambar ilustrasi, sambil bertanya jika ada gambar

TANTANGAN 4.2 : DIA PUNYA BANYAK IDE

TANTANGAN 4.2 Diawinasis M. S. Malang, 21 April 2017 Maksud hati mau melanjutkan aktivitas kemarin, apalah daya ananda cuma mau baca 2 kali surat adh Dhuha, lalu memilih "presentasi". Batita emangnya bisa presentasi??? Jangan salah, anak-anak lebih jago bicara kemana-mana daripada orang dewasa. Mereka ga pake mikir a-b-c, langsung yang ada di kepala bisa keluar semua. Anak bisa salah mendengar, tapi mereka adalah peniru ulung. Saya memang suka doodling, nah diikuti lah aktivitas ini oleh Farza (2y9m). Gambarnya mulai berkembang, bahkan ada ceritanya. Biasanya dari pengalamannya, atau buku yang dibaca, atau lagu yang pernah didengarnya. Aktivitas : - Menggambar: jelas secara visual ananda memggambarkan yang ada di pikirannya, sekaligus stimulasi kinestetik (otot tangan) - Bercerita tentang gambar yang dibuat: stimulasi lewat auditori, melatih komunikasi 2arah, - Mempraktekkan hal-hal yang berhubungan dengan gambar: misal gambar kelinci--ada hidung, mana hidung Farza? (

TANTANGAN 4.1: RAISE YOUR CHILD, RAISE YOUR SELF

TANTANGAN 4.1 : RAISE YOUR CHILD RAISE YOUR SELF Diawinasis M. S. Malang, 20 April 2017 Alhamdulillah sampai di level ke 4 Kelas Bunda Sayang. Saya mengakui, mudah memulai tapi untuk bisa konsisten ternyata tantangannya macam-macam. Di level ini saya mulai merasa banyak "out of track" dari roadmap yang pernah saya tuliskan. Baiklaahh, saatnya kembali ke track.. Menuju finish line. Mumpung materinya tentang gaya belajar, kesempatan buat saya untuk refresh gaya belajar. Gaya belajar saya dominan ke visual-auditory, hasil pendidikan persekolahan sekali. Tapi belakangan saya mencoba menggunakan beragam gaya dan metode belajar, ternyata begitu serunya belajar. Terlebih di kelas bunda sayang ini, saya bebas memakai metode apapun untuk belajar. Anak saya saat ini berusia 2 tahun 9 bulan, artinya kegiatan belajarnya adalah kegiatan sehari-hari sambil bermain. Saat saya mencoba mengamati satu dua aktivitasnya, ada beberapa gaya belajar yang muncul.  Sambil mengamati, saya mencob

CAMILAN RABU 4.1

Camilan Rabu, 19 April 2017 🌺 *Sensory Integration Bekal Melatih pilihan Gaya Belajar Anak Secara Optimal* 🌺 Apakah Bunda sudah mulai mengamati ananda, seperti apakah kecenderungan pilihan cara belajar yang mungkin nampak dominan pada ananda? Apakah Bunda melihat kadang ketika mempelajari satu bidang anak cenderung suka dengan cara mendengar, namun untuk bidang pelajaran yang lain anak kita lebih dapat memahami dengan cara membaca misalnya. Lalu apakah visual, auditory dan kinestetik sebuah karakter? Atau sebetulnya itu adalah sebuah modalitas belajar? Lalu kemudian jika itu merupakan modalitas belajar, bagaimanakah cara bekerjanya? Dalam kajian NLP ( _Neuro-Linguistic Programming_) gambar, suara, rasa aroma dan sensasi yang ada dalam pikiran kita disebut sebagai representasi internal atau dalam bahasa psikologi lazim disebut sebagai *persepsi*. Representasi internal inilah yang mempengaruhi state (sikap) dan ujung-ujungnya mempengaruhi perilaku anak. Representasi internal terben

MATERI #4 MEMAHAMI GAYA BELAJAR ANAK, MENDAMPINGI DENGAN Besar

_Institut Ibu Profesional_ _Kelas Bunda Sayang  Materi #4_ *MEMAHAMI GAYA BELAJAR ANAK, MENDAMPINGI DENGAN BENAR * Dulu kita adalah anak/murid yang selalu menerima apa saja yang diberikan orangtua/guru kita, apabila ada hal-hal yang belum kita pahami, lebih cenderung diam, tidak berani untuk menanyakan kembali. Karena paradigma yang muncul saat itu, banyak bertanya dianggap bodoh atau mengganggu proses pembelajaran. Itu baru tingkat pemahaman, guru/orangtua kita sangat sedikit yang mau memahami bagaimana cara kita bisa belajar dengan baik, yang ada kita harus menerima gaya orangtua/guru kita mengajar. Sehingga  anak yang gaya belajarnya tidak sesuai dengan gaya mengajar guru/orangtuanya, akan masuk kategori “siswa dengan tingkat pemahaman rendah” dan kadang mendapat label “bodoh”. Jaman berubah, dan terus akan berubah. Sudah saatnya kita harus mengubah paradigma baru di dunia pendidikan.  Dari sisi orangtua/pendidik: *Apabila anak tidak bisa belajar dengan cara/gaya kita mengaj

ALIRAN RASA MATERI #3

Aliran Rasa #3 Kelas Bunda Sayang Selalu ada ilmu baru di Kelas Bunda Sayang,  kali ini kami belajar tentang pentingnya kecerdasan untuk mencapai hidup sukses dan bahagia. Kecerdasan memang identik dengan IQ tinggi bagi orang awam. Pinter itu ya pasti yang juara satu. Beragam tes IQ pun laris manis, sebut saja Binet, WISC, WAIS, SPM, CPM, APM, IST, dan tes IQ lainnya. Tapi kemudian kami refresh kembali tentang EQ, SQ, dan yang tak kalah penting AQ atau Adversity Quotient.  Yang poin terakhir pernah saya pelajari saat di tugas akhir saya, tapi terparkir rapi di rak lama tak tersentuh. Jadilah ingat lagi tentang climber, camper,  dan quitter; tentu ada ARP yang siap memetakan kita di level mana. Tapi segala macam alat ukur itu hanya sebagai bahasa universal, yang penting adalah praktek nyata memanfaatkan segala macam kecerdasan itu untuk mencapai sukses dan bahagia kita, anak-anak, dan keluarga kita. Nah, begitu beruntung kami yang belajar di kelas BunSay bisa melakukan "Family

Review Tantangan 10 Hari 3.1

_Review  Game Level  #3  Tantangan 10 Hari_ *Bagian 1* *FAMILY PROJECT* Selamat buat teman-teman yang sudah berhasil melampaui tantangan 10 hari di game level 3 ini tentang Family Project. Mulai dari bingung memahami apa itu family project, sampai akhirnya ada yang banyak ketagihan untuk memaknai setiap aktivitas menjadi  sebuah projek yang menyenangkan. Family Project  adalah aktivitas  yang secara sadar dibicarakan bersama, dikerjakan bersama   oleh seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama pula. Jangan terlalu berat memikirkan sebuah family project, mulailah dari aktivitas-aktivitas sehari-hari yang biasa kita kerjakan di rumah, kemudian tambahkan manajemen dan organisasinya, jadilah sebuah family project. Sehingga rumusnya adalah sebagai berikut *ACTIVITY + MANAGEMENT AND ORGANIZATION = PROJECT* *MANFAAT FAMILY PROJECT* ☘Family Project merupakan salah satu sarana pendidikan bagi seluruh anggota keluarga. Saat i

Review Tantangan 10 Hari 3.2

_Review Game level  #3  Bagian 2_ *FAMILY PROJECT DAN KECERDASAN ANAK* Setelah kita memahami secara detil tentang apa itu Family Project dan sudah menjalankannya dengan tantangan 10 hari, maka kali ini kita akan kembali membahas bagaimana  family project ini bisa menjadi sarana kita untuk melihat sisi-sisi kecerdasan anak yang harus kita amati. *Family Project dan Kecerdasan Intellectual* Family Project adalah sarana anak-anak belajar sesuatu, belajar hal baru melalui berbagai tema-tema yang kita kemas dalam berbagai project. Di dalam ilmu pembelajaran kita bisa mempelajarinya lebih lanjut tentang Project Based Learning.  Selama menjalankan Family project ini kita bisa melihat apakah : a.  Apakah rasa Ingin tahu anak-anak terhadap sesuatu menjadi semakin tinggi? b. Apakah Kreativitas dan Daya Imajinasinya menjadi semakin besar? c. Apakah muncul gairah belajar dan inovasi baru yang anak-anak dapatkan selama menjalankan family project? d. Bagaimana anak-anak menyikapi pengetahua

Review Tantangan 10 Hari 3.1

_Review  Game Level  #3  Tantangan 10 Hari_ *Bagian 1* *FAMILY PROJECT* Selamat buat teman-teman yang sudah berhasil melampaui tantangan 10 hari di game level 3 ini tentang Family Project. Mulai dari bingung memahami apa itu family project, sampai akhirnya ada yang banyak ketagihan untuk memaknai setiap aktivitas menjadi  sebuah projek yang menyenangkan. Family Project  adalah aktivitas  yang secara sadar dibicarakan bersama, dikerjakan bersama   oleh seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama pula. Jangan terlalu berat memikirkan sebuah family project, mulailah dari aktivitas-aktivitas sehari-hari yang biasa kita kerjakan di rumah, kemudian tambahkan manajemen dan organisasinya, jadilah sebuah family project. Sehingga rumusnya adalah sebagai berikut *ACTIVITY + MANAGEMENT AND ORGANIZATION = PROJECT* *MANFAAT FAMILY PROJECT* ☘Family Project merupakan salah satu sarana pendidikan bagi seluruh anggota keluarga. Saat i

TANTANGAN 3.15: ISLAM, IMAN, IHSAN

Diawinasis M. S 06 April 2017 TANTANGAN 10 HARI 3.15 Di tantangan kali ini, kami jelas tidak membuat sesuatu yang sempurna. Kami hanya mencoba menjalani apa yang kami rasa "on track". Alhamdulillah kami menikmati projek sederhana yang kami jalani sehari-hari. Bukan yang diada2kan, karena kami sendiri yang tahu kondisi keluarga kami. "One day one hadits" masih berlanjut, dengan hadits ke 2. Cukup panjaanggg dan dikunyah pelan-pelan. Ananda sih sekali dua kali interupsi, kadang disambungin dengan lagu "aku beriman.. Aku beriman.." #fitrahkeimanan #fitrahestetika Dan bunda punya inspirasi doodling hari ini. Alhamdulillah.. Semoga di akhir projek ini bisa buat coloringbook sendiri, minimal jadi album doodling bunda+album projek kami "Get ready for Ramadhan" ini. #TantanganHari15 #Level3 #MyFamilyMyTeam #KuliahBunsayIIP

TANTANGAN 3.14

Diawinasis M. S 05 April 2017 TANTANGAN 10 HARI 3.14 Masih dalam rangka "Persiapan Ramadhan", aduhai banyak tantangannya rupanya. Satu dua mulai terlaksana, eh "one day one hadits" baru belajar 1 hadits udah bolong aja hari ini. But its oke, pak kapten sibuk rupanya pagi ini. Jadi bunda bikin something yang bikin belajarnya tetap berjejak.. Apalagi kalau bukan doodling. Jadi kepikiran bikin coloring book kumpulan doodling dari "one day one hadits" ini.  #yeayy nambahin ide project, padahal baru bikin 1 lembar. Jadi kami belajar bareng "hadits arba'in", kami baru mulai dari hadits pertama. Ayah yang udah pernah belajar, ngajarin bunda, terus Farza?? Dia yang bagian nyimak, kadang nyahut dengan nyanyian atau pertanyaan jika ada kosakata baru. Apakah anteng diem? Big NO,  anak 2tahun 8bulan ini bakalan muter sesukanya,  kadang sambil tendang bola,  bisa juga gegoleran di pangkuan ayah.  #fitrahkeimanan #SQ #fitrahbelajar #IQ #fitrahfisikdan

CAMILAN RABU 3.3

Cemilan Rabu Materi #3 05 April 2017 POTENSI KECERDASAN MANUSIA DALAM MERAIH KESUKSESAN HIDUP (bagian 2-habis)🏵 Ketika diskusi terkait kecerdasan, biasanya yang sering disebut adalah kecerdasan intelektual (IQ), dan emosional (EI). Apakah berbekal IQ dan EI saja anak mampu meraih sukses? Jawaban atas pertanyaan ini sungguh bersifat relatif, bergantung apa dan bagaimana ukuran serta definisi sukses. Jika kesuksesan seorang anak manusia dimaknai sebagai kemampuan menciptakan sesuatu yang berguna bagi umat manusia, maka berbekal IQ dan EI saja tidaklah cukup. 📌Tahun 2000, Psikolog *Danah Zohar* dan suaminya *Ian Marshall* memunculkan kecerdasan “baru” yaitu *kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient/SQ)*. Apa itu Kecerdasan Spiritual? Melalui bukunya berjudul _SQ: Spiritual Intelligence, The Ultimate Intelligence_, yang diterbitkan di London Januari 2000, dan sudah diterjemahkan (dan diterbitkan) dengan judul _SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Hol

TANTANGAN 3.13: GET READY FOR RAMADHAN

Diawinasis M. S 04 April 2017 TANTANGAN 10 HARI 3.13 Projek kami kali ini diawali dengan kegiatan sederhana menjelang Ramadhan tahun ini. Mencoba memperbaiki diri meski masih ada kurang sana sini. Satu dua terlaksana, istiqomahnya yg jadi tantangan nyata. Pagi ceria dimulai dengan ngobrol bareng setelah subuh. Terasa haru saat ananda ikut menggelar sajadah sendiri, mengikuti gerakan sholat tiap waktu sholat tiba, ikut berdoa seusai shalat, juga ikut tilawah. Suasana beribadah yang menyenangkan menjadi sarana menyemai #fitrahkeimanannya #stimulasiSQ. Kegiatan lain adalah "membaca buku" bersama. Alhamdulillah kemarin ada rejeki beberapa buku yang belum dibaca, jadi kami banyak habiskan waktu di rumah mengingat Malang sering hujan di sore hari. Bersiap bunda dihujani pertanyaan seputar kosakata, gambar di buku, hingga cerita pengalamannya gang berkaitan dengan buku. #fitrahbelajardanbernalar #stimulasiIQ Dapat bonus #latihankemandirian yang mulai menampakkan hasil, ananda

TANTANGAN 3.12 : ALIR IDE

Diawinasis M. S 03 April 2017 TANTANGAN 10 HARI 3.12 Hari ini mencoba lebih banyak ngobrol di Family forum, mengalirkan ide ide yang muncul di kepala. Maka kami banyak baca contoh projek keluarga di "Padepokan Margosari". Wah seru ya.. Wah keren.. Mau yang kaya gitu.. Tapi akhirnya kami kembali berpijak ke bumi setelah jauh menerawang ke awang2. Kembali ke "Griya Wistara", yang masih newbie di projek2 gedhe. Jadi apa projek berikutnya? Terinspirasi dari "PERAK", ada baiknya kami juga bersiap dg Ramadhan yang hampir tiba. Semoga kami dapat bersua dengannya di tahun ini. #mendadakbaper Masih memperbanyak ngobrol dan beraktivitas bareng, sambil ngumpulin ide yang lebih "besar" untuk dilakukan saat mudik ke Trenggalek dan Jakarta nanti. Yeaayy.. Alhamdulillah tiket PP sudah dapet! Ga mau melewatkan momen spesial ini tentunya. # TantanganHari12 #Level3 #MyFamilyMyTeam #KuliahBunsayIIP

TANTANGAN 3.11: NGAYENG BARENG

Diawinasis M. S 02 April 2017 TANTANGAN 10 HARI 3.11 Macan tutul macan loreng Makan bakwan buatan budhe Akhirnya bisa ngayeng bareng Meskipun cuma ke CFD Alhamdulillah hari ini ada jeda waktu bersama setelah hari-hari panjang ayah lemburan. Dan seperti kesepakatan kemarin, kita "NGAYENG BARENG"... Jangan bayangin ke luar kota apalagi luar negeri,  bisa keluar rumah aja alhamdulillah. Cukup 2 jam,  tapi udah jadi quality time untuk kami. Tujuan 1: CFD Sarapan kali ini beli, bunda libur masak #mukajahat. Dan hadiah spesial, ananda makan sendiri nasi kuningnya. #latihankemandirian Sambil si kecil kepo cosplay robot gundam di sebelah, pas udah deket malah nempel ayah. Next, jalan-jalan lah kita. Ada orang senam, ada anak-anak main sepatu roda,  main sepeda, dsb. Langsung #kepo saat ada mobil polisi lewat, disamain dengan mobil-mobilan punya farza. Eh ada rombongan orang-orang berkostum hitam dengan topeng, mau ada acara apa ya??? Oiya, kan ini ulangtahun kota Malang. U

TANTANGAN 3.10 : Enjoy our book like an icecream

Diawinasis M. S 01 April 2017 TANTANGAN 10 HARI 3.10 Ada projek apa hari ini??? Belum keturutan fullteam, jadi masih kencan berdua sama Farza di rumah: kegiatan yang sehari-hari dilakukan. Karena spot favorit ini sering dijamah Farza, sudah pasti bim salabim tiba-tiba susunan buku tidak lagi ditempatnya. Ananda sudah bisa mengambil dan meletakkan di rak kembali tetapi belum rapi. Sambil beberes, seolah mengingatkan Farza buku apa saja yang ada di rak. Dibuka sambil "dibaca" satu per satu sehingga bunda harus menunggu mana buku yang sudah selesai dibaca. Finally done! Ananda lalu meminta main, jalan-jalan ke bawah. Baiklaahh.. Kita jaga "kewarasan" berdua ya, nak. Menikmati hembusan angin, rumput, muterin taman, nungguin kucing tidur, daannn beli es krim. Semua cukup bikin adem suasana hati. 😂 Yang sudah OKE: -Latihan komprod - - shg ananda bisa diajak kerjasama beberes rak buku, juga enjoy jalan-jalan di sekitar rumah -Latihan kemandirian - - membereskan b